Rangkuman Perkuliahan Filsafat Pendidikan Sekolah Dasar

RANGKUMAN PERKULIAHAN

Rabu  01 September 2021 / 15:35-17.14 WIB


Mata Kuliah         : Filsafat Pendidikan Sekolah Dasar

Dosen Pengampu : Prof. Dr. Marsigit, MA

Nama Mahasiswa : Umar Yampap

NIM         : 21706261008


FILSAFAT PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR

Filsafat merupakan olah pikir dimana dalam olah pikir ini dapat dilakukan dengan logos/memikirkan dan mitos/tidak memikirkan. Filsafat ada adab nya yaitu dapat dibatasi dengan adanya hati. Filsafat juga dibatasi oleh agama dan norma. Objek filsafat itu ada yang diungkap dan ada pula yang dapat dipikirkan, yang ada dan mungkin ada. Dalam objek ini dibagi menjadi 2 yaitu objek formal itu wadahnya dan objek material itu isinya. Semua yang kita pikirkan apapun itu adalah sebuah wadah, wadah apapun yang ada dan meliputi yang  mungkin ada, ternyata dia juga merupakan isi dan isi itu  juga wadah. Yang ada dan yang mungkin ada itu semiliar pangkat semiliar pun tak mampu dinukilkan sampai kapanpun, jika saya bisa menyebutkan maka saya tak bisa kembali atau tak bisa hidup lagi maksudnya bahwa manusia itu tak mampu mendefinisikan sifat yang ada dan yang mungkin ada sampai kapanpun karena manusia terbatas pada ruang dan  waktu.

Filsafat itu menggunakan bahasa analog dimana saling bersangkut paut atau memiliki keterhubungan. Pertemuan hari ini Prof. Marsigit menyampaikan bahwa pintu dari berpikir yaitu bertanya. Olah pikir filsafat ada mitos namun jangan kita menggunakan mitos untuk kegiatan spiritual jika hal itu ada maka akan mendapatkan keburukan. Metode filsafat terbagi menjadi tiga yaitu 1) Intensif, artinya mendasar, 2) Ekstensif, ciri filsafat manusia yaitu luasnya jangkauan atau menyeluruhnya obyek kajian yang digeluti, dan 3) kritis. Kita tidak akan dapat mengakses ilmu jika di dalam diri kita masih terdapat ego. Untuk itu, peran guru sangat dibutuhkan dalam hal ini sebagai pelebur ego tersebut, agar siswa dapat menerima dan menyerap ilmu.

Ada 2 cara manusia mencapai tujuan hidup yaitu; 1) istiqomah; dan 2) amanah. Maksud dari istiqomah disini yaitu sesuatu yang dapat kita lakukan secara terus menerus dan berkelanjutan, dalam bahasa jawa disebut lestari. Sedangkan amanah yaitu sifat yang dapat kita percaya. Jika kita menjalankan kedua cara tersbut maka mendapatkan tujuan hidup sebagai manusia. Dengan kata lain hidup yaitu tentang akuntabilitas dan suistanbilitas. Seseorang dapat dikatakan belajar filsafat jika ia mulai mampu memahami dan memikirkan suatu hal. Manusia tidak dapat dikatakan memahami filsafat jika ia belum memahami realitas, misalkan kecil yaitu besar dan besar yaitu kecil. Artinya kandungan kalimat tersebut adalah kebenaran yang bersifat relative bukan mutlak. Karena kebenaran diri seseorang akan selalu bersifat relatif dan setiap manusia itu memiliki pandangan yang berbeda-beda dalam menafsirkan sesuatu hal. Kebenaran absolut dan mutlak hanya milik Tuhan.

Berlawanan filsafat, kita memahami bahwa ilmu yang disebut antifilsafat, atau disebut mitos. Adalah ilmu yang tidak memerlukan pemikiran atau pengetahuan dalam menafsirkan. Kita sebagai makhluk Tuhan tidak diperbolehkan mempelajari agama secara mitos. Karena manusia dibekali akal oleh Tuhan. Secara umum, filsafat digunakan untuk menyebut berbagai pertanyaan yang muncul dalam pikiran manusia tentang berbagai kesulitan yang dihadapi serta berusaha untuk menemukan solusi. Dalam filsafat kita harus mengedepankan hati, agama, dan norma. Saat ini pembelajaran berkembang sangat pesat. pembelajaran dilaksanakan secara online. Orang tua, anak, suami, bisa  ikut belajar. Pembelajaran yang luar biasa.

Video perkuliahan dapat dilihat dari link https://www.youtube.com/watch?v=fnFzjxNS1HA. Selamat menyimak :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar